Loading...

Cara Menghitung Kuesioner Skala Likert

Cara Menghitung Kuesioner  Skala Likert 


Assalam'muallaikum Wr.Wb

Alhamdulillah saya diberi kesempatan untuk bisa berbagi dan share di blog ini tentang cara menghitung skala likert, jujur saja awalnya saya tidak tau apa sii itu skala likert ? apa sii skala gutmen ? Kui makanan opho :-D Mboh lah :-D
Mauger mauger dan mauger kata itu yang saya pegang buat modal "Skripsi" saat ini apabila ketemu rasa bosan, jenuh dan malas terhadap revisi dan menunggu dosen pembimbing ada waktu.

La Tahzan Innallaha Ma'ana ....



PENGERTIAN SKALA LIKERT
"Skala Likert adalah skala yang digunakan untuk mengukur persepsi, sikap atau pendapat seseorang atau kelompok mengenai sebuah peristiwa atau fenomena sosial, berdasarkan definisi operasional yang telah ditetapkan oleh peneliti"
Suatu skala psikometrik yang umum digunakan dalam kuesioner, dan merupakan skala yang paling banyak digunakan dalam riset berupa survei. Penggunaan yang penelitian yang sering menggunakan skala ini adalah bila penelitian menggunakan jenis penelitian SURVEI DESKRIPTIF (Gambaran). Nama skala ini diambil dari nama penciptanya Rensis Likert, yang menerbitkan suatu laporan yang menjelaskan penggunaannya. Sewaktu menanggapi pertanyaan dalam skala Likert, responden menentukan tingkat persetujuan mereka terhadap suatu pernyataan dengan memilih salah satu dari pilihan yang tersedia. 

PROSEDUR DALAM MEMBUAT SKALA LIKERT 
Peneliti mengumpulkan item-item yang cukup banyak, relevant dengan masalah yang sedang diteliti, dan terdiri dari item yang cukup jelas disukai dan tidak disukai.
Kemudian item-item itu dicoba kepada sekelompok responden yang cukup representatif dari populasi yang ingin diteliti.
Responden di atas diminta untuk mengecek tiap item, apakah ia menyenangi (+) atau tidak menyukainya (-). Respons tersebut dikumpulkan dan jawaban yang memberikan indikasi menyenangi diberi skor tertinggi. Tidak ada masalah untuk memberikan angka 5 untuk yang tertinggi dan skor 1 untuk yang terendah atau sebaliknya. Yang penting adalah konsistensi dari arah sikap yang diperlihatkan. Demikian juga apakah jawaban “setuju” atau “tidak setuju” disebut yang disenangi, tergantung dari isi pertanyaan dan isi dari item-item yang disusun.
Total skor dari masing-masing individu adalah penjumlahan dari skor masing-masing item dari individu tersebut.
Respon dianalisis untuk mengetahui item-item mana yang sangat nyata batasan antara skor tinggi dan skor rendah dalam skala total. Misalnya, responden pada upper 25% dan lower 25% dianalisis untuk melihat sampai berapa jauh tiap item dalam kelompok ini berbeda. Item-item yang tidak menunjukkan beda yang nyata, apakah masuk dalam skortinggi atau rendah juga dibuang untuk mempertahankan konsistensi internal dari pertanyaan.

SKALA LIKERT DIANGGAP LEBIH BAIK DARI SKALA THURSTONE 

Dalam menyusun skala, item-item yang tidak jelas menunjukkan hubungan dengan sikap yang sedang diteliti masih dapat dimasukkan ke dalam skala. Dalam menyusun skala Thurstone, yang dimasukkan hanya item-item yang telah disetujui bersama dan jelas berhubungan dengan sikap yang ingin diteliti saja yang dapat dimasukkan.
Skala Likert lebih mudah membuatnya dibanding skala Thurstone.
Skala Likert mempunyai reliabilitas yang relatif tinggi dibandingkan dengan skala Thurstone untuk jumlah item yang sama. Makin banyak jumlah item, maka makin kurang reliabilitasnya.
Skala Likert dapat memperlihatkan item yang dinyatakan dalam beberapa respons alternatif (SS=sangat setuju, S=setuju,R=ragu-ragu, TS=tidak setuju, STS=sangat tidak setuju). Sedangkan skala Thurstone hanya membuka dua alternatif saja.

Contoh Pertanyaan :
Apakah biologi merupakan mata pelajaran sulit dipahami  ?

Hasil Jawaban
SS : 4
S : 7
N : 17
TS : 8
TSS : 0

Maka hasil dari 36 Siswa didapatkan data sebagai berikut :

  1. 4 Siswa menjawab SS (Sangat Setuju)
  2.  7 Siswa menjawab S (Setuju)
  3.  17 Siswa menjawab N (Netral)
  4.  8 Siswa menjawab TS (Tidak Setuju)
  5. 0 Siswa menjawab TSS (Tidak Sangat Setuju)
Tabel  Bobot Nilai
A
5
B
4
C
3
D
2
E
1

Tabel  Presentase Nilai
Jawaban
Keterangan
0%  - 19.99%
Sangat (Tidak Setuju, Buruk atau Kurang Sekali)
20%  - 39.99%
Tidak Setuju atau Kurang Baik
40%  - 59.99%
Cukup atau Netral
60%  - 79.99%
Setuju, Baik atau Suka
80%  - 100%
Sangat (Setuju, Baik, Suka)

   Dari data yang didapat diatas kemudian diolah dengan cara mengkalikan setiap point jawaban       dengan bobot yang sudah ditentukan dengan tabel bobot nilai.
      Maka Hasil Perhitungan jawaban responden sebagai berikut :
     Pertanyaan Pertama
1)   Responden yang menjawab sangat setuju (5) = 4 x 5 = 20
2)   Responden yang menjawab  setuju (4) = 7 x 4 = 28
3)   Responden yang menjawab netral (3) = 17 x 3 = 51
4)   Responden yang menjawab tidak setuju (2) = 8 x 2 = 16
5)   Responden yang menjawab tidak sangat setuju (1) = 0 x 1 = 0
         Total Skor = 20 + 28 + 51 + 16 + 0 = 115
Untuk mendapatkan hasil interpretasi, harus diketahui dulu skor tertinggi (X) dan angka terendah (Y) untuk item penilaian dengan rumus sebagai berikut :
Y = Skor tertinggi likert x jumlah responden (Angka Tertinggi 5) "Perhatikan Bobot Nilai"
X = Skor terendah likert x jumlah responden (Angka Terendah 1) "Perhatikan Bobot Nilai"
Jumlah skor tertinggi untuk item SANGAT SETUJU ialah 5 x 36 = 180, sedangkan item SANGAT TIDAK SETUJU ialah 1 x 36 = 36. Jadi, jika total skor responden di peroleh angka 115, maka penilaian interpretasi responden terhadap media pembelajaran tersebut adalah hasil nilai yang dihasilkan dengan menggunakan rumus Index %.
Rumus Index %  =  Total Skor / Y x 100
Maka penyelesaian akhir dari contoh kasus :
= Total Skor / Y x 100
= 115/180 x 100
= 63.8% = 64% Kategori SETUJU

            Dari hasil di atas maka dapat disimpulkan bahwa responden SETUJU biologi merupakan mata pelajaran yang sulit dipahami.

SEMOGA BERMANFAAT 


Waalaikum’sallam Wr.Wb

Follow

IG        : @naufansapoetra
Twitter : naufansapoetra
FB        : Arif Naufan Sapoetra

Sampai jumpa di artikel berikutnya .
Terimakasih sudah berkunjung dan membaca. di Blog @Naufansapoetra

MonggoDisharekanggo liyane ->>>

Previous
Next Post »

44 comments

Click here for comments
Unknown
admin
December 14, 2015 at 1:03 AM ×

Tabel persentasi nilai bersifat umum atau untuk permasalahan ini saja? didapat dari mana?

Reply
avatar
February 2, 2016 at 1:54 PM ×

Terima kasih mas, berbagi pengetahuannya.

Reply
avatar
Novadian
admin
May 29, 2016 at 12:18 PM ×

terimakasih ...sangat bermanfaat

Reply
avatar
suirman iman
admin
May 30, 2016 at 1:10 PM ×

makasih artiel nya, cukup membantu

Reply
avatar
Rasmah 2109
admin
June 8, 2016 at 10:51 PM ×

selamat malam, mas.. kalau boleh tau tabel persentase nilai itu sumbernya darimana (menurut siapa)?
terimakasih

Reply
avatar
June 14, 2016 at 8:12 PM ×

makasih mas, sangat membantu untuk skripsi saya.
bisa kasih tau sumbernya mas?

Reply
avatar
Ahmad Farisi
admin
June 21, 2016 at 10:29 AM ×

Gan ... itu kapan dipake X nya? Kenapa pembaginya hanya Y?

Reply
avatar
July 26, 2016 at 10:10 AM ×

acuannya dari mana ? lantas kenapa tidak di tampilkan acuannya ?

Reply
avatar
September 3, 2016 at 12:40 PM ×

permisi mau tanya buat rumus index % itu sumbernya darimana yah? hehe saya mau minta buat referensi tugas, mksih

Reply
avatar
herdy shidiq
admin
October 20, 2016 at 2:49 PM ×

kalo pertanyaanya ada banyak gimana mas?

Reply
avatar
October 28, 2016 at 2:58 PM ×

Arif mau tanya kalo skala 1-4 apa valid juga ?

Reply
avatar
cici lia
admin
November 8, 2016 at 2:04 PM ×

Kak saya mau ada kalau di kuesioner dibuat contoh soal sperti ini:
1. Apakah penggunaan TI telah memberikan kontribusi cepat dalam pelayanan ?
2.Berapa tingkat kepatuhan anda terhadap aturan yg ada?
3. Seberapa sering kegiatan terhambat karena gangguan TI ?

Pada masing2 item, responden memberikan penilaian sesuai pendapatnya dengan memberikan ceklist pada angka 1-10, itu termasuk skala apa?

Reply
avatar
November 11, 2016 at 1:40 PM ×

>< MAKASIH MAS UDAH SHARE GINIAN. hehe.. lagi butuh dan kok kebetulan banget ternyata kakak tingkat :v

Reply
avatar
November 14, 2016 at 1:58 PM ×

aminn :-)
terimakasih infonya, saya sukses mengerjakan metpen. doakan kelompok kami juga. :-D

Reply
avatar
Rudy Koeman
admin
November 15, 2016 at 5:38 PM ×

Gan,nanya dong.ini referensinya ke siapa ya?

Reply
avatar
November 20, 2016 at 8:29 PM ×

TERIMAKASIH KANG... sangat membantuu atas ilmu yang akan sebarkan

Reply
avatar
November 24, 2016 at 12:47 PM ×

Pak, bagaimana misalnya contoh ada 3 pertanyaan yang dipakai ?

Reply
avatar
March 5, 2017 at 4:52 PM ×

mau nanya, untuk tabel bobot nilai dan tabel presentasi nilai
angka tersebut apakah sudah fix ? atau didaapt dr mana ya ? terimakasih

Reply
avatar
March 30, 2017 at 11:39 AM ×

min itu tabel presentasi nilai siapa ahli nya?

Reply
avatar
March 30, 2017 at 11:39 AM ×

min tabel presentasi nilai siapa ahli nya?

Reply
avatar
May 6, 2017 at 9:15 PM ×

min mau tanya, angka 36 diperoleh darimana ya ?

Reply
avatar
May 12, 2017 at 12:40 PM ×

Terima kasih adek yang baiiik... sangat bermanfaat.
Ayo lebih banyak nulis ya....

Reply
avatar
May 25, 2017 at 2:00 PM ×

Nice artikel sangat membantu :)

Reply
avatar
August 21, 2017 at 7:53 AM ×

mas, mau nanya buku yang mendasari cara perhitungannya itu apa yaa mas?

Reply
avatar
August 25, 2017 at 9:14 AM ×

nilai yg ada pada tabel bobot nilai didapatkan dari mana mas ?

Reply
avatar
October 4, 2017 at 12:05 PM ×

Rumusnya sangat berguna untuk penelitian saya mas, mohon disertakan sumber buku referensi rumus index % , terimakasih

Reply
avatar
rindianiesti
admin
October 23, 2017 at 1:38 PM ×

kak kalo angket yang jawabannya pakek "ya dan tidak" bisa gak dihitung pake skala likert

Reply
avatar
November 17, 2017 at 1:58 PM ×

thankyu mas, sangat membantu sekali untuk tugas kuliah hehe btw daftar pustakanya dari mana ya?

Reply
avatar
sarita
admin
November 24, 2017 at 2:46 PM ×

Huhu.. Terharu karena menemukan tulisan ini... Makasih banyaakk. Jadi paham lagi. Semoga barokahh...

Reply
avatar
Dunia Naufal
admin
December 3, 2017 at 3:58 PM ×

sangat membantu bolg postnya, terima kasih :)

Reply
avatar
December 21, 2017 at 2:50 PM ×

Untuk mendapatkan hasil interpretasi, harus diketahui dulu skor tertinggi (X) dan angka terendah (Y) untuk item penilaian dengan rumus sebagai berikut :
Y = Skor tertinggi likert x jumlah responden (Angka Tertinggi 5) "Perhatikan Bobot Nilai"
X = Skor terendah likert x jumlah responden (Angka Terendah 1) "Perhatikan Bobot Nilai"

itu perasaan kok x dan y nya ketuker ya? atau emang akunya yang g ngeh? O_o

Reply
avatar
December 31, 2017 at 2:52 PM ×

maaf pak, ini sumbernya dari mana ya kalau boleh tau? terima kasih

Reply
avatar
April 23, 2018 at 8:12 AM ×

gan dapet referensinya dr buku/jurnal mana ya klo boleh tau?

Reply
avatar
Puskeswan TV
admin
July 15, 2018 at 4:05 AM ×

asw..bisakah dikasi tau buku sumbernya...?

Reply
avatar
bet Rafa
admin
September 12, 2018 at 4:13 PM ×

nilai bobot 36 dapat dari mana..kaka

Reply
avatar
Afaf Najihah
admin
October 17, 2018 at 5:24 PM ×

haturnuhun. sangat bermanfaat. jazakumullahu khairan katsiran.

Reply
avatar
Unknown
admin
November 26, 2018 at 12:39 AM ×

Nilai 36 diperoleh dari mana min ?

Reply
avatar
January 6, 2019 at 8:05 AM ×

hallo assalamualaikum wr.wb saudara yang menulis maaf ya ini masukan saja, tulisannya sudah bagus cuman untuk sitasinya kenapa tidak dicantumkan kalo tanpa sitasi penulis maaf saya tidak bisa menggunakan tulisan antum karena tanpa sitasi dibilang hanya argument belaka saja, syukron !

Reply
avatar
February 18, 2019 at 3:28 PM ×

ada yang tau sumber nya ini dari mana? teori likert menurut siapa ya yang dipakai?

Reply
avatar